Friday, April 20, 2007

Blok Ojong Hasilkan 6.000 Barel per Hari

Santos Eksploitasi Minyak di Madura, Blok Ojong Hasilkan 6.000 Barel per Hari


Mulai Juni 2007 mendatang, PT Santos mulai melakukan eksploitasi sumur migas di Blok Ojong, Sampang, Madura. Dari sumur itu, Santos bakal mendapatkan minyak sebesar 6.000 barel setiap harinya. Arie Nauvel I, External Relations Manager PT Santos, mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu alat production unit (PU) yang disewa dari Batam. Untuk peralatan eksploitasi lainya seperti, tempat penyimpanan minyak sementara dan tanker sudah terpasang semua. “Sekarang ini kami memasuki tahap persiapan terakhir sebelum eksploitasi dimulai,” kata Arie, di Surabaya, Selasa (17/4)


Berdasarkan perkiraan, Santos akan melakukan eksploitasi minyak di sumur Ojong selama lima hingga enam tahun ke depan. Ini sesuai dengan data cadangan minyak saat dilakukan eksplorasi sebelum mulai langkah eksploitasi. “Kalaupun nanti perkiraan itu ternyata meleset dan cadangan minyak lebih besar dari perkiraan, itu akan lebih baik. Tapi bila yang terjadi sebaliknya, ya itu sebagai risiko,” ujar Arie.


Menurutnya, di blok Ojong tersebut Santos melakukan pengeboran pada lima sumur minyak dan dua sumur gas. Akan tetapi, lanjut Arie, khusus untuk sumur gas baru mulai dieksploitasi tahun depan. Penyebabnya, karena belum selesainya pembangunan pipa gas sepanjang 60 kilometer menuju ke PLTU Grati di Pasuruan.


Dijelaskan Arie, PLTU Grati yang berkapasitas 700 MW (mega watt) nantinya akan menjadi satu-satunya konsumen gas Santos. Dari ladang gas Ojong, Santos akan mengeksploitasi sebesar 50 juta kaki kubik per hari. Sehingga pembangunan pipa dilakukan sendiri oleh Santos dan tidak menggunakan pipa milik pertamina. Sayangnya, Arie tidak bisa menyebutkan nilai investasi pembangunan pipa sepanjang 60 kilometer melalui bawah laut tersebut. “Silakan ke BP Migas saja bila ingin mengetahui nilai investasi yang kami keluarkan,” tukasnya.


Sementara pasca penghentian pengoperasian pipa pertamina yang terendam lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo, kata Arie, pasokan Santos ke PGN wilayah Jatim kini hanya sebesar 50 juta kaki kubik per hari. Sebelumnya, pasokan gas ke PGN melalui pipa Pertamina mencapai 70 juta kaki kubik per hari. “Penurunan pasokan itu atas permintaan PGN yang disesuaikan dengan kapasitas pipa yang ada,” tutur Arie. (aru)


Sumber: Surya, 17/04/07